Sales & Dealer Development Director PT PID, Igor Panjaitan mengakui bahwa Moto Guzzi di Indonesia masih sedikit. Berbeda dengan Aprilia yang sudah banyak digunakan dan dipasarkan oleh perusahaan lain sebelum diboyong Piaggio Indonesia.
"Yang saya tahu sebelum di Piaggio memang ada yang menangani. Cuma saya enggak tahu perusahaannya apa. Kalau Aprilia sudah banyak. Kalau Moto Guzzi, baru sedikit, makanya komunitasnya juga belum ada," kata Igor di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Motor-motor besar itu bisa berhasil dengan adanya community. Kita akan banyak kerja sama dengan community-community untuk sama-sama menikmati," kata Igor.
Selain itu, acara-acara bersifat promosi juga harus disiapkan. Paling tidak acara tersebut bisa menyebarluaskan nama Moto Guzzi.
"Kita harus sering bikin-bikin event seperti di mall-mall. Itu strategi yang akan kita lakukan," ujar Igor,
Memang, Igor mengakui, sosialisasi Moto Guzzi di Indonesia memerlukan banyak waktu. Padahal, merek motor itu sudah sangat melegenda di dunia.
"Kita perlu waktu untuk menyosialisasikan Moto Guzzi meskipun merek tersebut sudah banyak di dunia. Mungkin 2016 sampai akhirnya costumer tahu Moto Guzzi itu sendiri, jadi ada proses," katanya.
Kalau sudah berhasil membesarkan nama Moto Guzzi, Piaggio Indonesia pun bakal memperluas jajaran motor Moto Guzzi yang dijual di Indonesia. Hanya, Piaggio Indonesia membutuhkan waktu untuk mempelajarinya.
"Kalau memang penjualannya bagus, dan customer satisfaction-nya tinggi kenapa enggak (menambah model baru). Jadi ya kita lihat nanti," ucapnya.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk