Pendaftaran dibuka hingga 9 Juli 2015. Ribuan pemudik akan diberangkatkan pada Sabtu 11 Juli 2015 dari Kantor Head Office Yamaha Indonesia di Pulogadung Jakarta Timur. Dua hari sebelumnya pada 9 Juli, akan diberangkatkan terlebih dahulu 150 unit motor pemudik.
Pemudik menggunakan bus menuju dua tujuan yaitu ke Yogyakarta 700 orang dan Semarang 550 orang. Rute ke Yogyakarta adalah Jakarta β Bandung -Tasikmalaya - Banjar - Gombong - Kebumen - Purworejo β Yogyakarta. Sedangkan ke Semarang rutenya Jakarta - Indramayu - Cirebon - Tegal - Pekalongan - Kendal β Semarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syarat pendaftaran meliputi satu lembar fotocopy STNK motor Yamaha (all type), fotocopy tanda pengenal (KTP/SIM/K.Pelajar) anggota mudik, satu lembar fotocopy akta kelahiran bila ada pemudik balita, satu lembar fotocopy kartu keluarga.
Fasilitas yang disediakan Yamaha untuk pemudik berupa bus pariwisata AC exclusive seat 50, asuransi jiwa, satu kali makan sahur per orang, voucher pembelian motor senilai Rp.2.500.000, satu buah power bank, satu kali makan buka puasa per orang, merchandise (t-shirt, pin) per orang, kotak P3K (betadine, minyak angin, tolak angin cair, obat sakit kepala).
Di hari H keberangkatan, pemudik disuguhkan marawis, doorprize berupa 6 set parcel, voucher belanja 6 buah @ Rp 250.000. Lalu saat perjalanan di dalam bus juga digelar pembagian doorprize berhadiah satu buah helm dan 5 payung menarik.
Bagi mereka yang mendaftar cukup menyetor Rp 50.000 saja dan bisa daftar di tempat-tempat di bawah ini:
- JAKARTA FAIR (Booth Yamaha)
- Flagship Shop JAKARTA
- CITRA Bungur
- PUTERA Ragunan
- MEKAR Bintaro
- DETA Lebak Bulus
- DETA Pondok Bambu
- PERSADA Motor Rawamangun
- SUMBER MAS Kramat Jati
- PUTERA Buaran
- NIAGA motor Cengkareng
- MEGA UTAMA Jembatan Lima
- ABADI Motor Arteri Jl.Panjang
- BAHANA Tanjung Priok
- PUTERA Tanjung Priok












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk