Jawa Barat kini menjadi pasar motor terbesar di Indonesia mengalahkan wilayah lain di Pulau Jawa. Menurut Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan ada beberapa kemungkinan kenapa wilayahnya jadi favorit pengguna motor.
βKalau ada penjualan produk yang meningkat itu kan menandakan adanya peningkatan daya beli. Penyebabnya apa perlu ditelusuri. Ada sejumlah kemungkinan, salah satunya bisa jadi karena UMK di Jabar tinggi dibanding provinsi lain. Kemungkinan lain ya secara umum ada peningkatan daya beli,β ujar Aher di sela-sela nobar film Tjokroaminoto di Bandung, Jawa Barat.
Data AISI yang detikOto olah memperlihatkan penjualan motor di Jawa Barat selama triwulan pertama melebihi penjualan di pulau Jawa lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βTapi kan ada hal lain sekarang yang perlu dikaji, kenaikan harga saat ini kan luar biasa akibat BBM, akibat kenaikan listrik, kenaikan gas, itu kan secara pasti menurunkan daya beli tapi kan ini unik, pada saat ada penurunan daya beli kenaikan harga, kemudian Jabar malah banyak pembelian roda dua. Itu perlu dikaji. Enggak bisa dikasat mata. Kecuali enggak ada variabel kenaikan harga. Hanya ada kenaikan upah, lalu ada kenaikan penjualan, itu ada daya beli tinggi,β imbuh Aher.
Menurut Aher, tingginya penjualan motor di daerahnya masih dirasa positif.
βAtau mungkin secara makro, mungkin orang Jabar punya tabungan selama ini. Tabungannya baru keluar taun ini. Atau boleh jadi ada penjualan, ada kredit yang dipermudah. Banyak hal. Tapi ini perlu ditelusuri ya,β ujarnya.
Namun ia tidak bisa memungkiri, makin meningkatnya penjualan motor di Jawa Barat, juga bisa menimbulkan kemacetan baru. βKekhawatirannya, ya kemacetannya juga jadi bertambah. Pasti itu,β ujarnya.
(ern/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?