Menurut Asisten GM Marketing PT YIMM, Mohammad Masykur, aktivitas R&D itu sudah berlangsung sejak 1990-an. Tahun ini, YMC akan memisahkan kegiatan R&D dan aktivitas produksi dengan mendirikan badan usaha baru.
Masykur yang sempat berkontribusi di divisi R&D Yamaha itu mengatakan, kegiatan R&D di bawah YIMM masih memiliki fasilitas seadanya. Bahkan, tim yang melakukan R&D waktu itu hanya tiga orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, seiring berkembang waktu, dipastikan pusar R&D motor Yamaha di Indonesia itu akan memiliki fasilitas yang lengkap. Apalagi, YMRID akan ditangani langsung oleh YMC.
"Sekarang karena udah 2015, fasilitasnya beda pasti. Pasti lebih lengkap. Saya dulu fasilitas testing masih sedikit, enggak canggih-canggih amat. Sekarang diperkirakan lebih lengkap dan canggih," ujarnya.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Tampang SUV Seharga Rp 104 Jutaan yang Sudah Bisa Dipesan di Dealer