"Dengan melihat potensi adanya peralihan itu, dan menghadapi lebaran, kami optimistis pasar motor bekas nasional bakal tumbuh 7-10 persen pada tahun ini," papar Head of National Used Motorcycle Adira Finance, Sugianto, saat dihubungi detikOto, di Jakarta, Senin (30/3/2015).
Menurutnya, kondisi pasar motor bekas memang tak bisa dilepaskan dari pasar motor baru, karena karakter pembeli dan kondisi yang mempengaruhi minat membeli mereka juga sama, yakni faktor daya beli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, saat ini masyarakat juga tetap memerlukan sarana transportasi yang murah dan prakis untuk menekan biaya transportasi di anggaran rumah tangga mereka. Terlebih, lanjut Sugianto, sebentar lagi Lebaran tiba. "Masyarakat membutuhkan sarana angkutan untuk Lebaran, bahkan untuk mudik," ucapnya.
Sepanjang tahun lalu Adira Finance telah membiayai 500 ribu unit pembelian motor bekas di seluruh Indonesia. Artinya, rata-rata per bulan hampir 42 ribu unit dibiayai oleh lembaga pembiayaan itu.
Sedangkan pada bulan Januari dan Februari tahun ini, pembelian sepeda motor yang dibiayai Adira sebanyak 78-80 ribu unit. Artinya, rata-rata per bulan mencapai 39 â 40 ribu unit.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Pasutri Ngerokok di Motor sambil Bawa Bayi-Ditegur Ngamuk, Endingnya Begini
Mobil China Bikin Mata Konsumen Indonesia Jadi Terbuka