Managing Director PT Piaggio Indonesia (PID) Marco Noto La Diega menjelaskan, pihaknya sama sekali tidak membeda-bedakan pengguna motor Vespa jadul dengan modern. PID selaku Agen Pemegang Merek Vespa dan Piaggio di Indonesia melihat semuanya adalah suatu hal yang penting.
"Kita menganggap mereka itu sangat penting. Kita sama-sama merangkul komunitas Vespa, tak terkecuali komunitas Vespa klasik," tutur Marco menjawab pertanyaan detikOto di sela-sela Grand Opening diler Piaggio di Bogor, Jawa Barat, Senin (30/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lanjut Marco, PT Piaggio Indonesia pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia pada tahun 2011. PID tidak hanya bertindak sebagai APM tapi juga membawa merek ikonik asal Italia ini tapi juga memperkuat Vespa dan Piaggio sebagai brand yang memiliki nilai gaya hidup yang kuat.
"Vespa dan Piaggio yang kita bawa sekarang itu dari Vietnam. Vespa yang jadul itu dulunya bukan kita yang bawa, tapi ada APM lain, dan ketika APM lain berhenti, kita masuk pada tahun 2011 lalu dengan produk-produk berkualitas tinggi," katanya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM