ADVERTISEMENT
Senin, 23 Mar 2015 09:37 WIB

Suzuki: Lewat Balapan, Nama Suzuki Bisa 'Cetar' Lagi

- detikOto
Sentul -

Dilirik dari data penjualan sepeda motor yang dicatat Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Suzuki roda dua masih 'betah' bertengger di posisi ketiga. Suzuki harus puas dibungkam oleh dua raksasa produsen sepeda motor yaitu Honda dan Yamaha.

Namun, PT Suzuki Indomobil Sales divisi roda dua percaya bisa merek mereka bisa lebih cetar lagi lagi. Salah satu alternatif caranya adalah dengan mengadakan ajang balap seperti Suzuki Indonesia Challenge.

"Balapan ini butuh waktu dan usaha supaya eksistensi Suzuki itu bisa muncul kembali di masyarakat. Jadi, tujuan kita adalah membangun kembali kepercayaan masyarakat bahwa Suzuki masih eksis, bahkan kita tidak hanya support balapan nasional tapi kita berani mendorong ke level internasional," ungkap Senior Director Marketing & Sales 2W PT Suzuki Indomobil Sales, Endro Nugroho di sela acara Grand Final Suzuki Indonesia Challange di Sirkuit Internasional Sentul, Kab. Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3/2015), kemarin.

googletag.defineOutOfPageSlot('/4905536/detik_desktop/oto/parallax_detail', 'div-gpt-ad-1558277787290-0').addService(googletag.pubads());
Selain itu, kata Endro, ajang balapan ini juga bisa dijadikan pembuktian ketangguhan motor-motor Suzuki. Dengan begitu, konsumen pun bisa lebih percaya dengan pabrikan berlogo 'S' itu.

"Di sisi lain, turunnya kita ke balap juga sekaligus melakukan uji coba supaya mesin yang kita kembangkan benar-benar mesin yang proven karena telah kita uji di balap," kata Endro.

Endro pun percaya ajang balap ini bisa mendongkrak penjualan motor sportnya. Namun, tidak menutup kemungkinan juga bakal menyumbang penjualan untuk produk-produk lainnya.

"Saya kira balapan itu identik dengan motor sport. Kalau kita dorong, tentunya ini akan berkaitan dengan produk motor sport. Tapi, saya tidak menutup diri bahwa nama Suzuki muncul kembali sehingga kepercayaan org tidak hanya bicara sport tapi juga produk lain," ujarnya.

Ia menegaskan, jika tidak ada ajang balap seperti ini, ke depannya pasti akan menyulitkan Suzuki. Sebab, untuk membangun persepsi dari masyarakat butuh terobosan seperti ajang balap.

"Balapan ini juga usulan dari banyak diler. Yang diharapkan, gaung balapan Suzuki itu membuahkan energi baru buat Suzuki untuk masuk ke masyarakat. Kalau kita tidak mulai balapan mungkin setahun-dua tahun ke depan sangat sulit buat kita. Apalagi motor kan identik dengan balap," tegasnya.




(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com