"Rasanya semua bisnis akan terkena gitu (imbas). Tapi sampai saat ini kita belum menaikan (harga jual-Red)," kata GM Honda Customer Care Center (HC3) AHM Istiyani Susriyati, disela-sela Jambore Nasional Republik BeAT, di Waterboom Ternate, Maluku Utara, Sabtu (14/3/2015).
"Tetapi kita harus liat juga sampai dimana kenaikan itu (tingginya dolar-Red). Apakah ini insidental atau akan memiliki efek yang panjang. Jadi kita wait and see," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini penjualan kita 67,8 persen. Secara market share kita masih memimpin, tentu saja semuanya kita wait and see," jelas Isti.
(rna/lth)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Beredar Info Razia Pajak Kendaraan di Tol, Ini Fakta di Baliknya