Sudah 15 Tahun, Viar Terus Benahi Layanan Purna Jual Motor

Sudah 15 Tahun, Viar Terus Benahi Layanan Purna Jual Motor

- detikOto
Selasa, 24 Feb 2015 11:37 WIB
Sudah 15 Tahun, Viar Terus Benahi Layanan Purna Jual Motor
Semarang - Layanan purna jual (after sales) memang menjadi sebuah pertimbangan seorang konsumen untuk membeli produk otomotif. Soalnya, kualitas produk otomotif semakin lama semakin berkurang jika tidak dibarengi dengan layanan after sales itu.

Tapi, layanan after sales untuk produk roda dua yang sering ditemui di tiap kota adalah layanan dari pabrikan asal Jepang. Karena itu, masih banyak masyarakat yang tidak percaya dengan pabrikan non Jepang dengan pelayanan purna jualnya.

Deputy Director Marketing Viar Motor Indonesia Akhmad Zafitra Dalie menyatakan, sebuah produk tidak akan bisa berkembang tanpa adanya sebuah layanan after sales. Karenanya, Viar juga terus mengembangkan jaringan layanan after sales di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagus apapun produk itu, tapi kalau kita tidak membangun after sales ya susah. Karena kita lihat merek-merek baru mereka enggak bisa jalan. Bahkan merek yang sudah lama masuk ke Indonesia pun tidak akan sebegitu mudah. Karena orang sudah tertanam di sini, kalau produk butuh after sales. Karena kualitas motor itu tidak hanya pertama aja, tapi dia bagaimana terus melakukan perawatan," ujar Dalie kepada detikOto.

Selama 15 tahun bermain di pasar otomotif Indonesia, kata Dalie, Viar terus mengembangkan pelayanan purna jual itu. Hingg sekarang, sudah ada lebih dari 500 jaringan layanan Viar di Indonesia.

"Nah kita 15 tahun membangun terus. Kita terus melakukan perbaikan. Total jaringan kita ada 800 sampai 1.000. Itu di Indonesia dari kecil sampai besar. Setiap provinsi kurang lebih ada 20-30 diler. Jabodetabek ada 25 diler. Karena kita punya konsep by wilayah. Karena kalau provinsi terlalu gede," katanya.

Meski begitu, Viar tidak hanya melakukan peningkatan jumlah jaringannya. Namun, Dali mengklaim, pihaknya juga tetap meningkatkan kualitas. Bahkan, untuk menguasai pasar yang tidak terjamah, Viar akan mencoba membuka pemesanan suku cadang secara online.

"Kita enggak hanya kuantitas yang kita kembangkan, tapi kualitas juga terus kita tingkatkan. Sekarang kita juga mau mencoba buka pemesanan part online. Sehingga ketika tidak ditemukan di daerah, mereka bisa pesan secara online," ungkap Dalie.

(rgr/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads