PT Mabua Harley Davidson mengaku tak silau dengan banyak produsen motor yang menggarap pasar motor gede di Indonesia. Kualitas produk dan citra merek sebagai pelopor motor gede yang diakui dunia, menjadi senjata utama.
"Kami sih justru menganggap semakin banyaknya pemain yang masuk ke pasar sebagai tantangan tersendiri. Terutama untuk bersaing secara sehat," papar Director Sales and Marketing Mabua Harley Davidson, Irvino Edwardly.
Dengan hadirnya pilihan yang disodorkan produsen ke pasar moge, maka kosumen akan mendapatkan alternatif pilihan yang semakin beragam. Dengan demikian, produsen pun akan memacu diri untuk menghasilkan produk dengan kualitas terbaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, dia optimistis Harley-Davidson masih banyak dilirik orang. Citra merek sebagai produsen moge legendaris yang telah dikenal dunia, menjadi nilai plus tersendiri moge ini. Sealin itu, produsen asal Milwaukee, Amerika Serikat itu juga terus melakukan inovasi untuk menghasilkan produknya.
"Termasuk dengan menghadirkan varian baru yang berkonsep urban living seperti Harley-Davidson Street 500 ini. Jadi dua hal itu, akan dijadikan pertimbangan tersendiri oleh pasar," paparnya.
Dengan optimisme seperti itu, Mabua tahun ini mematok target penjualan 1.000 unit. Jumlah ini dua kali lipat dibanding tahun lalu yanh hanya 500 unit. Angka penjualan tahun lalu memang turun hampir 50 persen dibanding 2013 yang sebanyak 980 unit.
Penurunan tersebut dikarenakan dua hal, yakni melemahnya nilai tukar rupiah serta penerapan tarif baru Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM).
"Tapi tahun ini kami optimistis penjualan kembali melonjak, terutama dengan hadirnya Street 500 ini. Varian ini hingga bulan ini sudah terpesan hampir 200 unit. Jadi kami targetkan bisa terjual 500 unit pada 2015 ini," ucap Irvino.
(arf/lth)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Digugat ke MK, Pengendara yang Merokok Diminta Dicabut SIM-nya
Modal Peluit, Jukir Liar di Minimarket Bisa Dapet Rp 9 Juta/Bulan