Menurut Deputy Director Marketing Viar Motor Indonesia Akhmad Zafitra Dalie, produk kendaraan niaga roda tiga dan motor trailnya sudah menarik perhatian orang di luar Indonesia. Bahkan, produk Viar sudah sampai di tanah Afrika.
"Afrika paling banyak ada beberapa negara di Afrika. Negara tetangga kayak Timor Leste juga ada. Yang mereka beli rata-rata trail dan roda tiga dalam bentuk CBU (Completely Build-Up/ekspor utuh)," kata Dalie di Semarang, Jawa Tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ekspor secara kontinyu sih belum. Sampai saat ini hanya ada beberapa buyer dari luar yang beli. Tapi kontrak ekspor itu belum," katanya.
Untuk produk roda tiga, paling banyak yang diekspor adalah Viar Karya 200 cc. Selanjutnya diikuti oleh produk motor trail seperti Viar Cross X 150 serta Viar Cross X 200. Setidaknya, sekali ekspor ke salah satu pembeli, Viar bisa mengirim hingga 50 unit.
"Paling sedikit pasti dia kontener. Ada yang 50 unit paling sedikit satu kontener. Rata-rata satu kontener itu untuk roda dua minimal 30, roda tiga 6 unit," katanya.
Karena sesuai pemesanan itu, jumlah ekspor Viar belum ditetapkan untuk menjadi target. Sebab, permintaannya masih belum stabil dan menetap.
"Enggak kita targetin. Karena enggak stabil ada yang beli banyak," ujarnya.
Produk motor trail terbaru Viar Cross X 250 Special Engine pun direncanakan akan diekspor juga. Negara yang menerima motor ini merupakan negara yang memiliki medan yang hampir sama dengan Indonesia.
"Ekspor Cross X 250 SE ada beberapa dengan negara lain. Negaranya kurang lebih sama dengan negara kita misalnya perbatasan negara kita. Ada di Timor Leste. Mungkin mereka melihat produk yang menarik tapi harganya masuk," bebernya.
(rgr/lth)
Komentar Terbanyak
Begini Pengakuan Polisi Sopir Rantis yang Lindas Affan Kurniawan
Pajak Mobil Indonesia Dicap Paling Tinggi Sedunia
Bayangin Aja! Pajak Toyota Avanza Rp 150 Ribu, Nggak Ada Gesek 5 Tahun Sekali