"Total market target kita 5.000 unit per bulan. Kurang lebih 60.000 unit per tahun," kata Deputy Director Marketing Viar Motor Indonesia Akhmad Zafitra Dalie di sela acara peluncuran Viar Cross X 250 SE di pabrik Viar, Semarang, Jawa Tengah.
Menurut Dalie, angka itu pun meningkat dari perolehan penjualan yang diterima Viar sepanjang 2014 lalu. Dalie menyatakan, selama 2014 Viar rata-rata telah menjual 4.000 unit per bulannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendaraan niaga roda tiga masih pun diprediksi masih mendominasi penjualan Viar di Indonesia. Setidaknya 80 persen penjualan Viar dikuasai oleh kendaraan roda tiganya.
"Target tahun ini terdiri dari roda tiga yang menguasai kira-kira 4.000 unit dan itu (produk Viar) leader di Indonesia. Jadi saya bisa katakan leader karena kita jauh dari pesaing. Bahkan ada orang-orang yang bilang Viar identik dengan roda tiga," akunya.
Selain produk roda tiga, Viar mulai merangsek pasar yang memiliki segmentasi khusus. Terbukti, Viar sudah mengeluarkan motor trail Cross X 250 Special Engine yang didesain untuk trak off-road serta motor matik ber-cc besar.
"Kita akan coba masuk ke segmented produk kayak matik besar. Kita mulai jual tapi masih limited area," katanya.
"Dari total market 5.000 terdiri dari 4.000 roda tiga, 500 trail, 500 lagi untuk sport, bebek sama matik besar," lanjutnya.
Dari 500 unit motor trail yang ditargetkan terjual per bulan di tahun ini, motor cross 150 cc dinilai memiliki penjulan tertinggi untuk kelas motor trail. Angka yang sama juga diikuti oleh produk motor trail Viar bermesin 200 cc.
"Target tahun ini, khususnya trail 500 unit per bulan. 500 per bulan itu 40 persen di 150, 40 persen di 200 dan 20 persen di 250," ungkapnya.
(rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin