Namun, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengklaim, teknologi VVA yang digabungkan ke dalam teknologi Blue Core menjadi andalan pabrikan berlogo garpu tala itu. Hal itu juga merupakan paten Yamaha.
"VVA ditambahkan Blue Core engine itu adalah patennya Yamaha," kata Asisten GM Marketing PT YIMM, Mohammad Masykur di sela-sela peluncuran Yamaha NMAX di Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/2/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soalnya, Yamaha menyatakan tenaga dan torsinya paling besar di kelasnya. Motor ini bisa menghasilkan tenaga 11,1 kW pada 8.000 rpm dan torsi 14,4 Nm pada 6.000 RPM.
Dikatakan, VVA mampu menjaga tenaga dan torsi maksimum pada semua putaran mesin. Bahkan, termasuk di titik kritikal 6.000 RPM saat tenaga dan torsi cenderung turun.
βTeknologi VVA yang terbaru dari Yamaha adalah inovasi solusi tepat bagi pemakai motor untuk mendapatkan torsi dan tenaga maksimum pada semua putaran mesin. Teknologi ini membuktikan kualitas kinerja Yamaha yang selalu menciptakan penemuan terbaru sebagai pionir dan memenuhi kebutuhan konsumen bagi penyempurnaan performa motor,β jelas Masykur.
Teknologi VVA ini bekerja pada head cylinder yang terdapat dua jenis cam yaitu low speed cam dan high speed cam. Kedua cam tersebut mendukung kinerja VVA sehingga tenaga dan torsi maksimum pada setiap putaran.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia