Seperti dilansir Visordown, Selasa (10/2/2015), meski mengusung mesin yang sama dan desain yang mirip, namun ada sejumlah perbedaan. Aksen krom yang digunakan misalnya.
Jika pada Chief Classic lapisan krom menghiasi bagian garpu, setang, lampu utama, rumah spidometer, beberapa bagian di mesin, hingga tutup tangki bahan bakar, tak demikian di Chief Dark Horse. Semua bagian itu, di Chief Dark House dibalur kelir matt black, termasuk pelek dan mesin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksen krom hanya digunakan untuk mempermanis sedikit bagian mesin dan spakbor. Lapisan itu juga bisa ditemui di bagian atas tutup tangki bahan bakar.
Motor bermesin 1.811 cc V-Twin, berpendingin udara, itu akan diluncurkan 13 Februari di ajang Chicagoβs Progressive International Motorcycle Show 2015. Hingga kini belum ada informasi soal harga.
Di Indonesia motor gede bergenre klasik itu dipasarkan oleh PT. Arya Motor Indonesia. Varian itu dijual sejak akhir September 2014, dengan harga berkisar Rp 700 jutaan.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini