"Sepanjang yang saya tahu, para customer Mabua Harley Davidson tidak melakukan hal itu," yakin Presiden Direktur PT Mabua Harley-Davidson, Djonnie Rahmat kepada detikOto.
Karena menurut Djonnie, sebelum Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) melambung tinggi motor Harley sudah beredar, namun tidak marak seperti sekarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djonnie sebelumnya mendesak kepolisian untuk menertibkan motor gede bodong tanpa surat di Indonesia. Khusus untuk Harley, menurut Djonnie, porsi resmi dan bodong sudah seimbang, 50:50, katanya.
Hal itu pun kemudian ditindaklanjuti kepolisian yang mulai menertibkan peredaran moge-moge bodong, terutama di Jakarta.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina
Dulu Laku Ribuan Sebulan, Penjualan BYD Atto 1 Tiba-tiba Cuma 26 Unit
Isi Garasi Menteri Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 6 Triliun