Tetapi Harley-Davidson merasa bukan hanya pihaknya yang dirugikan, kebijakan pemerintah ini juga sangat merugikan pemerintah karena setoran pajak dari pengguna moge jadi 'menguap'.
"Ada beberapa yang saya pandang, kebijakan ini bisa merugikan negara. Sekarang pemerintah bisa kehilangan devisa dan akan merugikan," kata Ketua HOG Indonesia, Ignatius Sahat Manalu, saat berkunjung ke detikcom bersama Mabua Harley-Davidson.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebijakan ini pula yang membuat konsumen kelas menengah rela melakukan segala cara untuk bisa memiliki Harley.
"Seandainya pemerintah peduli, padahal kita mau taat hukum. Tapi akhirnya banyak yang melakukan segalanya untuk bisa memiliki motor besar, dan banyak yang membeli motor (Harley) bodong," tambahnya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu