Menurut Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia, Sigit Kumala, nilai tukar rupiah terhadap dolar sangat berpengaruh terhadap biaya produksi, karena banyak material yang harus diimpor.
"Memang, konten lokal dari komponen sudah mayoritas di sebuah motor. Tapi bahan-bahan pembuatannya kan masih ada yang diimpor dan nilainya (harga) besar," tuturnya saat dihubungi detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara soal BBM untuk proses produksi di pabrik, pada umumnya produsen sepeda motor atau industri sejak jauh-jauh hari menetapkan kisaran harga berikut plus minus harga tambahan jika harga minyak dunia naik. Begitu pun jika harga turun, sehingga proses produksi tidak akan terguncang manakala harga minyak dunia tiba-tiba meroket.
"Artinya, BBM naik atau turun karena harga minyak dunia, industri tidak banyak terpengaruh," ujanya.
Selain itu, sumber energi yang digunakan untuk proses produksi tidak hanya dari BBM saja, tetapi juga listrik yang menggunakan sumber tenaga untuk pembangkit dari batubara.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta