Peraturan itu masih bersifat wacana, lalu bagaimana pendapat produsen sepeda motor?
Marketing Manager PT Triumph Motorcyle Indonesia, Indra Dwi Sunda menjelaskan, pihaknya baru mendengar wacana itu dan ia belum tahu bagaimana nanti teknis peraturannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama tujuannya positif untuk keselamatan dan keamanan berkendara secara total kita setuju," tutur Indra saat dihubungi detikOto, Selasa (23/12/2014).
Indra melanjutkan, seperti halnya di luar negeri ada peraturan tentang pengendara sepeda motor.
Untuk pemula hanya boleh mengendarai sepeda motor dengan cc kecil, ketika sudah mampu, maka pengendara itu boleh pindah ke SIM lainnya yang memperbolehkan mengendarai motor dengan cc besar.
"Kalau peraturannya dibikin seperti itu kita juga lebih setuju. Jadi pengendara bisa naik motor itu sesuai dengan skill yang dimilikinya. Kalau di luar negeri kan seperti itu," katanya.
Ia menyarankan jika nantinya peraturan akan diberlakukan maka lebih baik peraturannya berdasarkan cc sepeda motor seperti yang diberlakukan di luar negeri.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Akhir Cerita Patwal Senggol Mobil Warga saat Lagi Ngawal Range Rover Pelat Dinas