βJumlah itu di luar ekspektasi kami, dan 250 unit itu dalam proses di kalender finansial kami, yakni dari Juni 2014 hingga Juli 2015. Penetrasi kami di pasar mencapai 10 persen lebih,β papar Managing Director, PT Triumph Motorcycle Indonesia, Paulus Suranto, di Jakarta, akhir pekan lalu.
Menurut Paulus, ada beberapa keunggulan yang diatawrkan oleh Triumph Motorcycles Limited, Inggris, selaku produsen kendaraan bermotor roda dua itu, di motor Triumph.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan harga yang bersaing tersebut, menjadikan Triumph Indonesia tak kesulitan dalam menetapkan harga bagi motor tersebut, meski sejak April lalu pemerintah mengerek Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) dari 75 menjadi 125 persen.
βHitungan harga kami tetap masuk, dan buktinya konsumen tetap membeli. Value for manoey sangat tinggi, karena harga yang dibayar sesuai dengan kualitas motor,β ujar paulus.
Keunggulan kedua, kata Paulus, adalah kualitas yang ada di motor tersebut. Menurutnya, varian motor yang dibuat oleh Triumph selain untuk menyalurkan hobi, turing, off road, dan sebaginya juga bisa digunakan sebagai kendaraan harian.
βItu terjadi karena handling atau pengendalian motor ini sangat mumpuni. Enak dikendarai di jalan raya, maupun jalanan yang sulit sekalipun,β ucapnya.
Keunggulan lainnya, sebagai subsidiary atau anak perusahaan dari Triumph Motorcycles Limited, Inggris, Triumph Indonesia merupakan prinsipal. Sehingga proses layanan perawatan, hingga perbaikan lebih cepat.
βUntuk komponen slow moving hitungannya jam, kalau yang fast moving dan perlu didatangkan dari Inggris, maksimal seminggu,β papar Paulus.
Tak hanya itu. Varian motor yang diatawrkan juga beragam, mulai dari anak-anak muda hingga penggemar moge fanatik yang telah dewasa. "Sehingga tak heran jika pembeli motor kami itu usainya antara 30 hingga 50 tahun lebih. Tapi rata-rata anak muda," imbuh Paulus.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk