Seperti ketika menjelajahi Jawa Tengah, tepatnya dalam perjalanan dari Kabupaten Pati menuju Demak.
Perjalanan dimulai jelang matahari sebelum tinggi, tim Viar telah duduk manis di masing-masing tunggangannya, Viar Cross X 200 SE. kami meninggalkan kabupaten Pati setelah singgah dan diterima oleh Sekda Pati di gedung Pemda Pati, pada saat yang sama sedang menarik undian fun walk yang diselenggarakan langsung oleh Bupati Pati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Riding antara Pati, Kudus ke Demak, tampaknya hanya jalanan aspal biasa, kadang dibeton untuk menampung tonase kendaraan berat di sepanjang pantai utara, tidak ada yang istimewa.
Namun kembali ke lima ratus tahun lalu, jalur ini merupakan sebuah selat yang disebut Selat Muria.
Di sebelah utara didapati gunung api Muria yang dulu kemungkinan terpisah dari Jawa, oleh selat ini. Karena proses sedimentasi dan penujaman lempeng di bagian selatan, menjadikan pulau Muria dan Jawa bersatu.
Berita ini tercatat dalam sejarah kerajaan Islam pertama di Demak, yang berlokasi saat itu di pinggir pantai selat Muria. Karena itu lah sering disebut kalau Kerajaan Demak merupakan kerajaan maritim.
Kini, selat imajiner ini kami arungi menggunakan Viar Cross X 200 SE. Menjelang siang, kami diterima klub trail adventure Kudus, Lokajaya Trail Adventure dan Kalimkal. Klub ini berjumlah lebih dari 400 orang, yang tergabung dalam satu wadah bersama, Kalijaga Trail Adventure.
Β
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Akhir Cerita Patwal Senggol Mobil Warga saat Lagi Ngawal Range Rover Pelat Dinas