Managing Director PT Triumph Motorcycles Indonesia (TMI) Paulus B Suranto menuturkan, konsumen Triumph di Indonesia itu berada di segmen menengah ke atas dan terbiasa menggunakan BBM non subsidi. Itu yang membuat penjualan Triumph sama sekali tidak terganggu.
"Karena segmennya beda dan juga motor-motor Triumph harus menggunakan BBM non subsidi (pertamax cs)," ujar Paulus kepada detikOto di sela-sela acara Triumph For The Ride Bali Experince.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejauh ini tidak ada dampaknya. Masih sama saja seperti sebelum-sebelumnya. Jadi kenaikan BBM subsidi ini sama sekali tidak mempengaruhi penjualan kami," tuntasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Pasutri Ngerokok di Motor sambil Bawa Bayi-Ditegur Ngamuk, Endingnya Begini
Mobil China Bikin Mata Konsumen Indonesia Jadi Terbuka