Apa Saja Perubahan di Triumph Tiger 800 Generasi Kedua?

Laporan dari Spanyol

Apa Saja Perubahan di Triumph Tiger 800 Generasi Kedua?

- detikOto
Rabu, 19 Nov 2014 08:33 WIB
Apa Saja Perubahan di Triumph Tiger 800 Generasi Kedua?
Malaga - Dua motor jenis Adventure milik Triumph ‎Motorcyle banyak mengalami perubahan baik mesin, body dan asesories-nya. Tiger 800 XCx dan Tiger XRx disebut-sebut lebih irit dalam penggunaan bahan bakarnya, dan tetap tangguh dari generasi sebelumnya, yaitu Tiger 800 XC dan Tiger 800 XR.

"Ini generasi kedua 800 cc Triple Engine dari jenis ini. Kita lebih fokus meningkatkan teknologi, kemampuan off road, kenyamanan dan style yang baru," ungkap Chief Engineer Triumph Motorcyle International, Stuart Wood dalam briefing World Riding Launch New Tiger 800 XCX dan Tiger 800 XRX di Hotel Melia La Puinta, Malaga, Spanyol seperti dilaporkan reporter detikOto, M Rizal.

Menurut Wood, perubahan signifikan pada generasi kedua motor ini lebih pada radiator pendingin dan penggunaan tiga silinder dalam satu mesinnya. Mesin Tiger ini pun menggunakan DOHC dengan 4 Valve per silinder. Dilengkapi dengan Bore x Stroke 74 x 61,9 mm. Pemakaian full elektronik serta menggunakan Percepatan 6 speed.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk jeroan mesin sendiri, lanjut Wood, suplai bahan bakar akan lebih irit dengan meningkatkan 3 bar menjadi 35 bar.

Valve Spring mengambil dari mesin Daytona. Pemasangan Air Box dan Inlet Duck baru sehingga menghasilkan presisi tinggi dalam metering bahan bakar untuk meningkatkan atomisasi bahan bakar dari 1,670 mm kini menjadi 2,031 mm.

Guna membersihkan mesin dari reduksi hasil pembakaran dipasang katalis baru yang lebih padat sel-selnya yang sebelumnya dari 200 cpsi menjadi 300 cpsi. Sehingga, bisa membersihkan lapisan mantel mesinnya.

Tak ketinggalan dipasang injeksi udara kedua sehingga tiga mesin lebih bersih dari sisa-sisa pembakaran. Exhaust catalyst juga dipasang di tengah knalpotnya.

Radiator sebagai pendingin mesin juga dioptimalkan dan diperluas agar mesin tak cepat panas saat kecepatan rendah, maklum selama ini motor moge sejenis ini cepat panas, apalagi ber-off road. Mengurangi pemanasan untuk meningkatkan kinerja emisi.

Untuk suspensi depan, kedua motor ini menggunakan ‎Showa 43 mm upside down forks.

Sedangkan suspensi belakang menggunakan Showa mono-shock untuk jenis Tiger 800 XRx, sementara WP mono-shock untuk Tiger 800 XCx.

Rem depan menggunakan dua cakram ukuran 308 mm dengan Nissin 2 piston kaliper geser ABS. Sementara rem belakang menggunakan satu cakram ukuran 255 ‎dengan Nissin satu piston kaliper geser ABS.

Dengan pengembangan teknologi pada motor adventure Triumph ini, Wood menjamin motor melaju dengan cepat, nyaman, tapi juga irit bahan bakar. Tiger 800 XCx dan Tiger XRx ini ‎melaju dengan kecepatan 65 MPG, 19 liter full tank dengan jarak tempuh 272 mil atau 374 km. "Jadi ini lebih irit 17 persen," pungkas Wood.

Tampilan Tiger 800 XCX dan 800 XRX ini memiliki tiga tampilan warna, yaitu Crystal White, Phantom Black dan Caspian Blue. Motor ini akan mulai dipasarkan di Eropa awal Januari, sementara masuk Indonesia sekitar Maret atau pertengahan tahun 2015 ini.



(zal/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads