Ternyata pada kenyataanya tidak seperti itu. Meski dirakit di Thailand harga dan spesifikasinya tetap sama seperti yang diproduksi di Italia.
"Harganya tetap sama jika diambil dari Italia atau di Thailand," tegas CEO Ducati Indonesia Iwan Gogo Panjaitan di sela-sela acara Ducati Experience Day 3 di Sirkuit Internasional Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dari Italia langsung bisa 3 bulan, tapi kalau dari Thailand hanya 1 bulan motor itu sudah sampai. Jadi harga tetap sama," tegasnya lagi.
Untuk Thailand itu sendiri menurut Iwan baru akan melakukan perakitan pada Maret 2015 mendatang. Itupun bukan diproduksi tapi dirakit beberapa part dan semua part-partnya masih dari Italia.
"Tidak ada komponen lokalnya. Semuanya masih dari Italia. Di Thailand hanya CKD saja," lugasnya.
Lanjut Iwan, jika Scrambler dirakit di Thailand, Ducati Indonesia akan mengambilnya dari Thailand karena lebih cepat. Dari segi kualitas juga tetap sama tidak ada yang berbeda dengan yang diambil dari Italia.
"Tidak ada perbedaan spek juga, hanya yang khusus Amerika saja ada perbedaan seperti di lampu dan lain sebagainya," pungkasnya.
(ady/lth)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin