Ihwal ide itu, bermula dari ketidaksengajaannya saat berjalan-jalan dengan istri tercinta menaiki skutik berkeliling di sekitar tempat tinggalnya, di Cipete, Tangerang.
"Saya melihat ada sesuatu yang salah di sebagian orang yang mengatakan motor skutik itu identik dengan motor perempuan. Itu salah, skutik juga bisa macho, gagah," tuturnya kepada detikOto, di Hotel Hilton, Orchard Road, Singapura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βWow ide bagus nih. Tiang pondasi, dunia konstruksi adalah pekerjaan laki-laki,β itulah yang ada di benak Juan.
Keesokan harinya, dengan berbekal tongkat selfie, dia kembali menyambangi tempat itu. Kebetulan tempatnya cukup mendukung kesan maskulin, pepohonan yang di atasnya berhinggap sejumlah burung semakin menambah karakter foto yang dihasilkan.
Tak ingin membuang waktu, Juan langsung beraksi. Setelah memarkir skutik Honda Vario kesayangannya, dia langsung beraksi. Jepret, jepret, jepret, fotopun telah jadi.
"SSaya segera memilih yang terbaik dan langsung menggungghanya ke situs tempat pendaftaran lomba itu. Informasi saya dapatkan dari detik.com," papar pria pehobi fotografi itu.
Maklum, waktu pendaftaran tinggal sehari. Tapi, meski semangat untuk mendaftar, Juan sejatinya tak banyak berharap harus memenangi. Dia hanya ingin apakah karya fotonya menjadi salah satu yang terbaik. βItu saja,β ucapnya.
Namun, tak dinyana, ternyata dia justru menang. Dan baginya, liburan ke Singapura adalah bagian dari wujud brand value Honda yang ingin menjadikan penggemar produksi bagian dari kualitas merek itu. βIni sebagai brand value Honda,β kata dia.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk