"Penjualan motor terbaik itu ada di wilayah Jawa Timur, bahkan selama 5 tahun terakhir Jawa Timur masih menjadi pasar terbaik roda dua," kata Ketua Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) Bidang Komersial, Sigit Kumala kepada detikOto, di Jakarta.
Sebelumnya Sigit menuturkan sebanyak 5.790.096 unit sepeda motor telah terjual pada Januari-September 2013, sedangkan pada Januari-September 2014 tercatat sebanyak 6.046.344 unit sepeda motor yang terjual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertama pada wilayah Jawa Timur mencapai 17,1 persen, selanjutnya wilayah Jawa Barat 16,7 persen, DKI Jaya mencapai 14,2 persen, selanjutnya Jawa Tengah 10,7 persen, dan posisi kelima ada Sumatera Utara 5,7 persen," kata Sigit.
Sigit juga menambahkan di posisi ke-6 wilayah yang paling bagus untuk roda dua, ada di wilayah Sumatera Barat 4,2 persen, Yogyakarta 4,1 persen, Bali 4,1 persen, Sulawesi Selatan 3,9 persen dam Kalimantan Timur 3,6 persen.
"Tapi Jawa Timur harus lebih berhati-hati meski penjualan terbanyak ada d isana, wilayah Jawa Timur pernah mengalami penurunan penjualan pada 2011 dengan menempati posisi ke-3. Itu dikarenakan adanya kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD), kenaikannya cukup tinggi sehingga Jawa Timur mengalami penurunan," katanya.
"Makanya Jawa Timur harus lebih hati-hati jika menaikkan PAD mereka," tambahnya.

Dia pun memerinci, jika dihitung berdasarkan kepulauan, maka kenaikan terbesar penjualan roda dua terjadi di pulau Sumatera dan Sulawesi.
"Kenaikan yang paling signifikan terjadi pada wilayah Sumatera dan Sulawesi. Di Sumatera kenaikan 14,1 persen dan berkontribusi sebanyak 18,9 persen dari penjualan nasional. Dan untuk Sulawesi mengalami kenaikan 13,2 persen atau berkontribusi sebesar 6,5 persen terhadap penjualan nasional," kata Sigit.
Namun bukan hanya Sumatera dan Sulawesi saja yang mengalami peningkatan. Dikatakan pulau lain di Indonesia juga mengalami kenaikan penjualan roda dua meski tidak terlalu besar.
Seperti pulau Jawa yang mengalami peningkatan hingga 1,6 persen dan berkontribusi sebesar 62,8 persen untuk penjualan nasional, Bali dan Nusa Tenggara yang mengalami kenaikan 6,4 persen dan berkontribusi 4,2 persen penjualan nasional.
"Tapi untuk Kalimantan dan Papua mengalami penurunan penjualan. Di Kalimantan mengalami penuruanan sebesar 1,1 persen dan berkontribusi hingga 7,24 persen terhadap penjualan nasional," tambah Sigit.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?