"Untuk memenuhi ekspor kita harus memenuhi injeksi, agar siap diekspor," ujar Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Bidang Komersial, Sigit Kumala kepada detikOto, di Jakarta.
Tidak sampai disitu, Sigit juga menambahkan peran pemerintah sangat penting untuk bisa mengeskpor sepeda motor lebih banyak lagi ke luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang untuk bisa mengekspor kendaraan itu dilihat apakah dinegara tertentu telah memiliki pabrik merek tertentu ata tidak. Kalau sudah memiliki pabrik merek tertentu di negara tersebut, akan dilihat model apa yang dibutuhkan dan berapa harga yang ditetapkan kompetitif atau tidak," katanya.
Tahun ini AISI mematok target ekspor sebanyak 156 ribu unit motor atau naik 1% dibanding tahun lalu. Jumlah target ekspor itu setara dengan 2% dari total produksi motor tahun ini yang sebanyak 7,8 juta unit.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya