Garansindo sebagai pemain di industri otomotif nasional ingin memiliki motor listrik nasional karya anak bangsa.
"Untuk misi itu Garansindo siap berkomitmen untuk berinvestasi dan juga alih teknologi dalam pengembangannya bersama pemerintah dan lembaga pendidikan tinggi yang kompeten," ujar CEO Garansindo Inter Global Muhammad Al Abdullah, Selasa (28/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
semua stake holder yang terlibat dalam bentuk kebijakan yang real, praktis dan bisa diterapkan.
Sebelum bisa membuat motor listrik sendiri, dalam rangka alih teknologi tadi Garansindo melakukan pemanasan dengan memboyong 2 motor listrik dari luar negeri dengan merek VMOTO dan ZERO.
ZERO Motorcycles, untuk kelas premium, berteknologi super canggih, terdepan dan terbukti di dunia. VMOTO, dengan reputasi lebih dari 20 tahun membuat motor elektrik secara massive.
"Dan dua brand tersebut hadir sebagai simbol era baru industri otomotif Indonesia," ujarnya.
(ddn/ddn)













































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Asal Usul Mobil Porsche Pakai Pelat Dinas Kemhan, Ngakunya dari Orang Tua
Cara Malaysia Kurangi Mobil Tua: Kasih 'Duit' buat Ganti Mobil Baru