Peserta Indonesia Motorcycle Show (IMOS) tahun ini lebih sedikit jika dibandingkan 2 tahun sebelumnya. Tahun ini hanya diikuti oleh produsen yang tergabung dalam AISI, yakni Honda, Yamaha, Suzuki dan Kawasaki dan untuk diluar AISI ada SYM dan TDR.
Lalu, kemana para produsen motor lainnya yang sudah ada di Indonesia? Apakah biaya untuk ikutan IMOS terlalu mahal? Karena salah satu produsen sepeda motor asal India, TVS mengatakan hal itu.
Direktur PT Amara Pameran Indonesia (API) Romi sebagai penyelenggara IMOS 2014 menyatakan, pihaknya tidak membatasi exibithor yang hadir di IMOS. Semua pabrikan motor yang ada di Indonesia diberikan kesempatan yang luas untuk ikut bergabung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Romi pun menepis rumor jika biaya pendaftaran untuk ikut IMOS 2014 ini terlalu mahal. Menurut dia bicara mahal atau tidaknya biaya itu relatif dan tergantung dari pabrikan itu sendiri yang menilai.
"Kami terpengaruh harga mahal itu kalau memang harga hall-nya mahal (harga sewa mahal)," ujar Romi.
Mengenai harga, Romi mengaku telah mencari solusi jika brand tetap ingin mengisi stand di IMOS.
"Kami sudah cari solusi apa sih yang menjadi kendala. Cuma kondisinya kan kami tidak bisa memaksa," katanya.
Banyaknya brand yang tidak ikut di IMOS 2014 menurut Romi juga karena produsen sudah banyak mengikuti pameran-pameran lain. Brand-brand itu juga banyak yang menganggap bahwa pada pameran harus tampil bagus dan elegan. Makanya, mereka harus menyiapkan konstruksinya.
"Jadi dia harus sewa lagi kontraktornya. Tidak mau dia tampil apa adanya. Brand bagus, harga mahal, tapi standnya jelek akhirnya imagenya jadi turun. Jadi, komponennya dipikirkan bukan dari (harga) kami saja, mereka berpikir dari semua," tutur Romi.
"Sebenarnya kami tidak menutup dan kami diperkenankan oleh AISI untuk mengajak semuanya untuk berpartisipasi. Tapi kami tidak bisa memaksakan. Masing-masing anggaran ada di tangan masing-masing brand itu sendiri. Jadi bukan karena harga saja tapi unsur-unsur terkaitnya banyak," tuntas Romi menjelaskan.
(ady/ady)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk