"Saya sangat senang bisa menjadi juara di kelas 125 cc. Dan Saya ucapkan terima kasih banyak Traffic Education Center Rainbow Hamanako, Suzuka Traffic Education Center, Astra Honda Motor, dan semua instruktur yang berbagi pengetahuan dan skill dalam safety driving," ujar M. Adi Sucipto alias Jotos, asal Main Diler Honda Motor Wahana, di Suzuka Jumat, (26/9/2014).
Jotos berharap dirinya tahun depan bisa ikut kembali dan naik kelas ke 400 cc. "Semoga saja tahun depan saya bisa ikut kembali di ajang internasional ini. Tapi di kelas 400 cc," ujarnya sambil tersenyum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan jika boleh dirangkum, kedua perwakilan instruktur Honda Indonesia sudah berjuang semaksimal mungkin. Seperti pada kategori braking, para instruktur di kelas 400 cc dan 125 cc mendapatkan nilai terbaik di kelas masing-masing. Seperti di kelas 125 cc yang diwakili oleh M. Adi Sucipto, mampu meraih jarak 14,1 meter. Sedangkan untuk kelas 400 cc, yang diwakili oleh Aldea Henry mampu mencapai jarak 17,7 meter.
Dan untuk kategori Course Slalom, perwakilan Honda Indonesia di kelas 125 cc juga mendapatkan poin maksimal, dengan menjadi yang terbaik. Jotos berhasil menjadi yang tercepat yakni 1 menit 10 detik.
Sayang untuk di kategori Course Slalom di kategori 400 cc, Aldea tidak mendapatkan waktu terbaik dirinya, dengan mampu meraih waktu 1 menit 8 detik.
Dan akibatkan performa yang tidak maksimal dan Aldea harus menghadapi permasalahan di satu tikungan. Dimana ban depan Aldea slip dan membuat ban-nya agak bergeser. Untung dirinya masih bisa mengontrol motor dan bisa dikendalikan lagi sehingga tidak mendapat pelanggaran.
Tentu hal ini masih dirasa wajar, karena dirinya baru memegang motor 400 cc saat di Jepang saja, beberapa hari sebelum kompetisi dimulai.
Sedangkan di kategori terakhir, yakni Narrow Plank bisa dikatakan kedua instruktur perwakilan Honda motor Indonesia, dinilai telah melakukan yang terbaik tanpa ada kesalahan sedikit pun. Untuk kelas 125 cc Jotos berhasil mampu menjaga keseimbangan dengan mampu bertahan selama 16,52 detik di papan berjarak 10 meter.
Sedangkan untuk di kelas 400 cc, Aldea berhasil menjaga keseimbangan dirinya di atas motor selama 30,49 detik di papan berjarak 10 meter.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk