Pada kategori braking, setiap instruktur Honda harus melintas di atas kecepatan 60 km/jam untuk kelas 400 cc dan di atas 50 km/jam dikelas 125 cc.
Selain itu para instruktur harus melewati titik pengereman setelah melewati sensor, dan tidak diperbolehkan sliding alias ngesot, dan motor harus tetap lurus tidak belok, terakhir para instruktur juga memastikan roda belakang tidak boleh mengangkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Alhamdulillah mendapat poin tertinggi, saya coba bermain aman saja," kata Adi Sucipto yang kerap disapa 'Jotos', di Sirkuit Suzuka Jepang, Kamis (25/9/2014).
Hal senada juga diungkapkan Aldea yang bersyukur bisa mendapatkan poin bagus di sistem braking.
"Kecepatan saya tadi 68 km/jam, dan letak kesulitannya harus mengerem sesuai kecepatan. Dan ini membutuhkan trik khusus untuk bisa mendapatkan hasil maksimal. Tapi alhamdulillah bisa mendapat poin maksimal," katanya.
Dan untuk kategori Course Slalom, perwakilan Honda Indonesia di kelas 125 cc juga mendapatkan poin maksimal, dengan menjadi yang terbaik.
Pada kategori Course Slalom, Jotos berhasil menjadi yang tercepat yakni 1 menit 10 detik.
"Iya sama seperti tadi, saya mencoba bermain aman (dengan mengamankan poin tertinggi di kelas Braking dan Course Slalom). Agar besok kategori Plank riding (menjaga keseimbangan) bisa lebih maksimal," ujar Jotos.
Namun sayang untuk kelas 400 cc, Aldea tidak mendapatkan waktu terbaik dirinya di kategori Course Slalom. Dengan mampu meraih waktu 1 menit 8 detik.
"Sayang sekali, tadi saya agak grogi akhirnya di satu tikungan ban depan agak selip membuat ban agak bergeser. Untung masih bisa kontrol sehingga motor bisa dikendalikan lagi dan tadi sempat down. Jadi kurang maksimal," ujar Aldea.
"Tapi tidak mengapa, karena saya kan baru memang motor 400 cc ini selama 5 hari. Sedangkan mereka (negara lainnya) sudah sering menggunakannya dan semua line up motor Honda mereka lengkap mulai dai 100 cc hingga 1.000 cc," tambahnya.
Aldea pun berjanji akan mengejar ketinggalan dirinya di hari terakhir kompetisi Jumat (26/9/2014) ini di kategori Plank Riding (jaga keseimbangan).
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk