Ada pun acara merupakan bagian dari 40 tahun Yamaha di Indonesia sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia. Puncak acara ini dipusatkan di Bandung pada Minggu, 17 Agustus, tepatnya di Kecamatan Kiaracondong Babakan Sari. Yamaha merangkul masyarakat dan konsumen setia untuk bersama-sama merayakannya.
Terhitung ada 120 titik di 6 kota besar itu dilaksanakannya perhelatan akbar itu. Di titik-titik itu Yamaha mengadakan bazaar sembako, bazaar seragam sekolah, cek kesehatan dan berobat gratis, penghijauan serta bersih-bersih lingkungan. Lalu untuk menyebarkan semangat menjaga kesehatan jasmani, Yamaha memberikan perangkat olahraga bagi warga yang sering berolahraga futsal, tenis meja, basket, voli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yamaha selalu ikut merakyat bersama warga Indonesia dan di momen kali ini semakin terasa dengan rasa kebangsaan dan kedaerahan yang lebih kental, tersebar secara nasional di berbagai wilayah Indonesia,β lanjutnya.
Mengangkat tema nasionalisme dan kentalnya kedaerahan bangsa Indonesia, Yamaha mewujudkannya lewat Karnaval Mio Series hias start dari venue acara di Kiaracondong dan kembali finis di lokasi itu. Peserta 20 orang city turing menunggangi Mio Series milik masing-masing yang dihiasi atribut khas 17 Agustus-an dan budaya Jawa Barat.
Yamaha juga memberikan kesempatan kepada konsumen loyal lainnya baik itu X-Ride maupun V-Ixion turut dalam karnaval ini. Sementara pemilik Mio GT ikut berbangga hadir dalam Pesta Kemerdekaan RI bersama keluarga Yamaha ini dalam Lomba Irit Mio GT.
Tak ketinggalan buat para pengunjung pastinya dapat mengunjungi booth Yamaha di lokasi acara yang dipenuhi display produk, free service, diskon/promosi spesial spare part dan apparel. Layanan spesial ini merupakan persembahan Yamaha dalam kemeriahan 17 Agustus-an, termasuk lomba 17 Agustus-an khas masyarakat Indonesia.
Edukasi buat adik-adik kecil pun diperhatikan Yamaha dengan menyediakan program aktivitas Yamaha Safety Riding Science (YSRS) for Kids di event ini.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS