Seperti diketahui, R25 yang menjadi lawan dari Honda CBR250R dan Kawasaki Ninja 250 ini diproduksi oleh Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Permintaan motor ini di Indonesia cukup besar sehingga membuat Yamaha kewalahan.
Rencana ekspor yang harusnya dilakukan di pertengahan tahun harus di undur sampai akhir tahun untuk memenuhi permintaan pasar Indonesia terlebih dahulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ekspor R25 memang bakal menjadi salah satu fokus utama Yamaha Indonesia. Sebab Indonesia adalah basis produksi R25 untuk seluruh dunia. "R25 akan kita ekspor. Rencana ke 14 negara, hanya kami belum bisa sampaikan negara mana saja itu," ujar President and CEO Yamaha Motor Company Japan, Hiroyuki Yanagi ketika datang ke Jakarta beberapa waktu lalu.
Meski belum bisa menjelaskan ke negara mana saja lawan dari Honda CBR250R dan Kawasaki Ninja 250 itu akan diekspor, Yamaha membeberkan kalau R25 akan diproduksi 2.000 unit tiap bulannya.
Untuk di Indonesia itu sendiri, Yamaha R25 cukup diterima oleh masyarakat. YZF-R25 juga dijuluki Baby M1 karena desain supersport yang dimiliki YZR-M1 jelas terwarisi di YZF-R25 (Mass forward silhouette design), predator headlight dengan sporty air duct di tengahnya, bagian belakang yang meruncing dengan lampu tipe LED, Balutan fairing multi layer di kanan dan kiri yang merupakan ciri khas R-Series, serta dilengkapi velg aluminum dengan ban tapak lebar.
R25 menggunakan mesin injeksi 4 langkah 2 silinder segaris 250 cc, DOHC direct drive camshaft dengan 8 katup.
Mesin ini memiliki ruang bakar kompresi tinggi, saluran intake tipe down draft, independen injector 12 lubang, berpendingin cairan, DiASil Cylinder dan Forged piston Yamaha yang telah teruji ketahanannya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin