Sebab, FDR yang diproduksi oleh PT Suryaraya Rubberindo Industries mengklaim kalau teknologi ban ini mampu membuat konsumsi bahan bakar minyak lebih hemat sehingga lebih ramah lingkungan.
"Memang keluarnya agak banyak, tapi perhitungan kita bisa hemat Rp 150 ribu," kata Herry Junaidi, direktur marketing PT SRI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terakhir, FDR bekerja sama dengan tim Sadewa Otto dari Universitas Indonesia untuk kelas Urban Concept Gasoline Shell Eco-Marathon 2014 di Manila, Filipina. Dengan menggunakan ban prototipe FDR yang mengusung teknologi EST, tim Sadewa Otto berhasil menempuh 301.7 km dalam satu liter bensin dan raih juara pertama.
"Teknologi ban ini sangat bagus," kata Sadewa Team Manager Dimas Cahya Negara.
Pada tahap pertama, teknologi EST ini akan dilansir ke pasaran melalui pattern Facio yang tersedia dalam ukuran 80/90-14 dan 90/90-14.
Ban FDR dengan teknologi EST ini menggunakan material kompon yang berbeda dengan ban regular sehingga memberikan koefisien gesek ban dengan aspal yang lebih rendah.
Dalam pengujian yang menggunakan metode pengujian full to full, ban FDR dengan teknologi EST bisa menghemat bahan bakar hingga 7,1%.
(syu/lth)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?