Yamaha Tricity sendiri resmi diperlihatkan versi produksinya di awal bulan ini di Tokyo, Jepang. Penjualannya akan dimulai di Jepang pada 10 September mendatang dan Yamaha berharap setiap tahunnya bisa menjual sedikitnya 7.000 unit.
Berbeda dengan Jepang, di Thailand motor ini akan lebih dulu meluncur, tepatnya pada April dan semua proses produksinya akan dilakukan di Thailand.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, motor yang akan dijual seluruh dunia dengan target terjual 100.000 pada tahun 2017 ini menurut GM Marketing Communication & Community Development Yamaha Indonesia Eko Prabowo belum akan didatangkan ke Indonesia.
"Karena kita memang belum ada rencana," katanya.
Belum hadirnya Tricity di Indonesia dalam jangka waktu dekat menurut Eko disebabkan Yamaha Indonesia perlu banyak mempertimbangkan berbagai hal terkait motor ini.
Mulai dari kesiapan mekanik, alat hingga masalah bisnis dan penjualan harus mereka pertimbangkan. "Karena motor seperti ini niche market," ujarnya lagi.
Galeri Foto: Yamaha Tricity
Sebagai informasi, secara dimensi, Yamaha Tricity ini memiliki panjang 1.905 mm, lebar 735 mm dan tinggi 1.215 mm. Tinggi kursi ke tanah sekitar 780 mm, jarak sumbu rodanya 1.310 mm dan memiliki berat 152 kg.
Untuk jantung pacunya, Tricity MW 125 ini dibekali mesin berkapasitas 124 cc liquid-cooled 4-stroke SOHC. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 11 ps/9.000 rpm dan torsi maksimum 1.0 kgm/5.500 rpm.
Bicara soal efisiensi bahan bakarm Tricity ini diklaim mampu berjalan sejauh 38,8 km untuk 1 liter bahan bakar.
Harganya, Tricity MW 125 ini dijual dengan harga 356.400 yen sudah termasuk pajak dan akan tersedia dalam beberapa pilihan warna diantaranya merah, putih dan hitam.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!