Bila dilihat sekilas, para raksasa Jepang masih serius menggarap pasar skuter bermesin kecil saja, sementara untuk skuter besar mereka lebih memilihnya untuk mengimpor dari negara lain. Setidaknya, hal itu dilakukan oleh Yamaha dan Suzuki.
Viar yang memiliki pabrik di Semarang pun menangkap peluang tersebut. Setelah memperkenalkan Viar V1, kini mereka mengaku tengah mempersiapkan saudaranya, Viar V2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia lalu menjelaskan meski memiliki kapasitas mesin yang sama dengan V1, 200 cc, mesin yang digendong V2 merupakan mesin yang berbeda.
Pun begitu ketika kita melihat tampilan motor ini. Desainnya yang futuristik pasti akan langsung menggoda orang yang melihatnya.
Terlebih sejumlah fitur sudah disematkan di motor ini. Di bawah jok, ada beberapa slot yang berguna untuk memasukkan USB atau kartu memori. Ini berguna untuk mereka yang ingin mendengarkan lagu. Bila tidak, ada fitur radio pula.
Semua fitur itu kemudian berujung di dua speaker yang berada di kanan-kiri di bawah stang. Di bagian tengah-bawah stang, terdapat sejumlah tombol untuk mengatur piranti audio tersebut.
"Meski punya banyak fitur canggih, harganya cukup murah. Harga memang belum fixed, tapi kemungkinan di kisaran Rp 29 jutaan, kalau V1 kan Rp 22 jutaan," lugasnya.
Bila harga itu benar-benar terwujud, maka ini tentu akan sangat menggoda. Terlebih skuter bongsor dari merek Jepang harganya jauh di atas V2.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Akhir Cerita Patwal Senggol Mobil Warga saat Lagi Ngawal Range Rover Pelat Dinas