"Kalau dari data pasar di Jawa timur, pasar motor sport kita mengalami kenaikan signifikan. Sementara kompetitor mengalami penurunan 5 persen. Kondisi ini yang membuat kami semangat untuk terus mengejar ketertinggalan," ujar Presiden Direktur PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM)-distributor utama Motor Honda untuk wilayah Jatim dan NTT, Suwito M, kepada wartawan di sela acara Ekspedisi Nusantara Roadshow di pelataran parkir Giant Maspion Square Surabaya, Sabtu (14/6/2014).
Ia menerangkan pasar di Jatim saat ini masih dikuasai jenis motor bertransmisi otomatis yang kontribusinya mencapai 68,6 persen. Disusul motor sport 17,5 persen dan bebek 13,9 persen. Katanya, konsumen yang sebelumnya memilih motor bebek, kini mulai beralih ke matic dan sport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan pertumbuhan motor sport yang terus bagus, pihaknya optimis di kelas sport Honda bisa mencapai 40 persen di Jatim. "Dengan market share 40 persen, artinya kita sudah menguasai pasar," terangnya.
Astra Honda Motor (AHM) selaku agen pemegang merek motor Honda di Indonesia sudah memasarkan berbagai tipe motor sport seperti CB150R Streetfire, New Megapro FI, Verza 150 PGM-FI, CBR 150 dan CBR 250.
Pada tahun ini, Honda akan memberikan kejutan dengan menampilkan produk terbarunya di kelas sport. Namun, Suwito enggan membeberkan produk andalannya itu.
"Tunggu saja. Yang jelas ada kejutan di tahun ini, yang akan menjadi senjata kami bersaing dengan kompetitor di kelas motor sport," tandasnya.
(roi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Digugat ke MK, Pengendara yang Merokok Diminta Dicabut SIM-nya
Modal Peluit, Jukir Liar di Minimarket Bisa Dapet Rp 9 Juta/Bulan