Motor yang diproduksi oleh Ryno Motors yang berasal dari Portland, Oregon, Amerika ini merupakan salah satu contoh personal mobility di masa depan. Harganya per unit mencapai US$ 5.250 sekitar Rp 60 jutaan di sana. Seperti apa profilnya?
|
|
1.. Terinspirasi dari Motor Dragon Ball
|
dok gizmag
|
6 Tahun lalu, anak perempuannya, Lauren, yang baru berusia 13 tahun menggambar sebuah motor aneh yang baru saja dilihatnya di video game Dragon Ball.
"Ayah, bisakah ayah membuat motor seperti ini?" ujar Hoffman menirukan omongan putri kesayangannya itu.
"Seperti apa bentuknya," tanya Hoffman. Putrinya itu kemudian langsung membuat sketsa motor dan memperlihatkannya ke Hoffman.
Semenjak itu Hoffman berusaha mewujudkan motor impian anaknya.
1.. Terinspirasi dari Motor Dragon Ball
|
dok gizmag
|
6 Tahun lalu, anak perempuannya, Lauren, yang baru berusia 13 tahun menggambar sebuah motor aneh yang baru saja dilihatnya di video game Dragon Ball.
"Ayah, bisakah ayah membuat motor seperti ini?" ujar Hoffman menirukan omongan putri kesayangannya itu.
"Seperti apa bentuknya," tanya Hoffman. Putrinya itu kemudian langsung membuat sketsa motor dan memperlihatkannya ke Hoffman.
Semenjak itu Hoffman berusaha mewujudkan motor impian anaknya.
2. Motor Memiliki Keseimbangan
|
|
Motor yang memanfaatkan bahan baja pada rangkanya ini bisa digunakan di jalan mulus, rusak, naik turun tangga, keluar masuk restoran hingga gang-gang sempit.
Saat ini Hoffman terus menguji coba motor 1 roda ini. Dikatakan Hoffman motor 1 roda tersebut adalah kendaraan pribadi yang sangat praktis.
"Ini motor pribadi yang sangat praktis. Saya bisa gunakan di manapun, saya bisa gunakan di pinggiran jalan, saya bisa ke lobi, saya bisa gunakan di elevator, saya bisa gunakan di kereta, saya bisa gunakan di manapun dan ke manapun," jelas Hoffman.
2. Motor Memiliki Keseimbangan
|
|
Motor yang memanfaatkan bahan baja pada rangkanya ini bisa digunakan di jalan mulus, rusak, naik turun tangga, keluar masuk restoran hingga gang-gang sempit.
Saat ini Hoffman terus menguji coba motor 1 roda ini. Dikatakan Hoffman motor 1 roda tersebut adalah kendaraan pribadi yang sangat praktis.
"Ini motor pribadi yang sangat praktis. Saya bisa gunakan di manapun, saya bisa gunakan di pinggiran jalan, saya bisa ke lobi, saya bisa gunakan di elevator, saya bisa gunakan di kereta, saya bisa gunakan di manapun dan ke manapun," jelas Hoffman.
3. Spesifikasi
|
|
Namun jangan harap dulu motor bisa berlari kencang, soalnya kecepatan maksimumnya baru mencapai 16 km per jam. Karena Hoffman pernah menuturkan kalau Anda ingin berlari kencang, beli saja sebuah Vespa.
Kecepatan itu mampu digapai Ryno berkat baterai lithium-iron-phosphate. Ketika energi dalam baterai habis, sang pemilik tinggal mencari soket listrik untuk men-charge motor ini selama 1,5 jam saja.
3. Spesifikasi
|
|
Namun jangan harap dulu motor bisa berlari kencang, soalnya kecepatan maksimumnya baru mencapai 16 km per jam. Karena Hoffman pernah menuturkan kalau Anda ingin berlari kencang, beli saja sebuah Vespa.
Kecepatan itu mampu digapai Ryno berkat baterai lithium-iron-phosphate. Ketika energi dalam baterai habis, sang pemilik tinggal mencari soket listrik untuk men-charge motor ini selama 1,5 jam saja.












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas