CEO Ducati Amerika Utara Cristiano Silei mengatakan kalau pihaknya melihat wanita sebagai pasar yang harus dikembangkan. "Kami selalu melihat perempuan sangat penting bagi kami," kata Silei di USA Today.
Menurutnya, banyak motor Ducati yang bisa digunakan oleh wanita. Monster dan Diavel adalah dua produk yang cocok. Kedua motor itu, meski memiliki mesin berkapasitas besar, tapi memiliki ergonomi tempat duduk yang tidak terlalu tinggi sehingga wanita bisa menaikinya.
"Dan lebih banyak hal yang akan datang, akan lebih menarik bagi pengendara wanita," katanya.
Di sisi lain, masyarakat Amerika menurutnya memiliki ketertarikan pada produk-produk Italia. Pizza dan Ferrari adalah contohnya begitu juga Ducati.
Bagi Ducati, hal itu tidak mengherankan. Sebab dari 44.000 motor yang mereka jual pada 2013, AS adalah pada terbesar merek ini dengan mengambil 24 persen dari penjualan. Tanah leluhur Ducati saja, Italia, masih kalah karena Italia hanya berada di posisi 2 dengan 11,3 persen dari penjualan, diikuti oleh Jerman (10,7 persen).
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Tampang SUV Seharga Rp 104 Jutaan yang Sudah Bisa Dipesan di Dealer