Deputi GM Sales Division PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya mengatakan faktor penurunan itu dikarenakan karena banjir dan longsor yang terjadi dibeberapa wilayah di Indonesia seperti di Jawa, Sumatera bagian Selatan, Kalimantan dan Sulawesi.
"Daya beli konsumen juga menurun, kondisi harga pokok juga ikut naik dan faktor lainnya seperti kesulitan distribusi keluar pulau karena hal tersebut," ujar Thomas di sela-sela acara peluncuran Supra X 125 FI di JCC, Jakarta, Rabu (26/2/2014).
Lalu bagaimana dengan kondisi pasar atau penjualan di bulan ini? Thomas menambahkan untuk Februari ini juga diperkirakan akan terjadi penurunan, tapi tidak terlalu signifikan.
"Itu karena kondisi seperti di Jawa Timur yang sedang dilanda musibah gunung Kelud," katanya.
Kontribusi motor Honda di Jawa Timur itu sendiri lanjut Thomas bisa mencapai 15-17 persen. Karena dampak gunung Kelud yang meletus diprediksi terjadi penurunan sebesar 5-7 persen.
"Kami berharap dampaknya hanya sesaat saja, dalam 3 hingga 4 bulan kedepan mudah-mudahan sudah bisa pulih kembali," tutup Thomas.
(ady/lth)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Digugat ke MK, Pengendara yang Merokok Diminta Dicabut SIM-nya
Modal Peluit, Jukir Liar di Minimarket Bisa Dapet Rp 9 Juta/Bulan