Hal ini langsung disampaikan Head of Marketing & Sales PT Michelin Indonesia, Bayu Surya Pamugar Sugeng, di Jakarta, Selasa (18/2/2014) kemarin.
"Ban kita merupakan ban harian yang sangat berkaca dari produk over (jenis ban dan ukuran ban yang disediakan). Produk lain (merek lain) miliki produk ban motorcross, harian, sport sampai soft kompon. Karena mengingat produk over kita yang tidak banyak, dari regional (head Michelin) tidak berharap ekspetasi terlalu banyak," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hanya Indonesia saat ini sudah menjadi negara yang penting untuk Michelin. Karena pasar motor di Indonesia merupakan salah satu pasar negara terbesar di Asia," katanya.
Lalu bagaimana dengan penjualan Michelin di 2013?
"Kalau kita ngomong market share di 2013, bukan kita tidak mau menyebutkan angka, tapi angkanya memang masih kecil. Karena pasar yang mau kita incar itu ban tubless, dan dari seluruh pasar Indonesia ban tubless itu hanya sekitar 20 persen," ujar Bayu.
"Pertanyaannya berapa banyak Michelin mengambil pangsa pasarnya? Kita masih minim dalam arti kecil, hanya single digit. Tapi prospek yang kita berikan sudah luar biasa, pertumbuhannya sangat signifikan (buat Michelin). Tapi bukan mengubah market share berlipat, tapi kita tumbuh dari 2012," tambahnya.
Dirinya pun percaya salah satu hal yang membuat penjualan ban Michelin semakin diterima di 2013. Turut andil peran komunitas didalamnya.
"Dan ini tidak terlepas dari respon positif dari para bikers (komunitas), karena mereka memberikan kelebihan kami dari mulut ke mulut," tutupnya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?