Venezuela Berlakukan Jam Malam untuk Pengendara Motor

Venezuela Berlakukan Jam Malam untuk Pengendara Motor

- detikOto
Senin, 03 Feb 2014 16:35 WIB
Venezuela Berlakukan Jam Malam untuk Pengendara Motor
Fox
Caracas -

Akibat tingginya angka kejahatan, pemerintah Venezuela menempuh solusi yang cukup unik. Pemerintah negeri di selatan benua Amerika itu memberlakukan jam malam untuk para pengendara motor.

Kebijakan yang terbilang unik itu muncul setelah aktris populer dan mantan Miss Venezuela ditembak bersama keluarganya.

Melihat hal itu, pemerintahan Presiden Nicolas Maduro pun mendukung proposal untuk melarang motor beredar setelah jam 19.00 waktu setempat di seluruh Venezuela.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alasannya, motor dikatakan merupakan kendaraan yang sangat disukai oleh penjahat untuk melarikan diri.

Meski begitu, Moduro agak memikirkan akibatnya. Sebab almarhum Hugo Chavez sebagai presiden sebelumnya telah secara aktif mendekati para pengguna motor untuk mendukung revolusi.

Namun, karena tingkat kejahatan sudah sangat tinggi, risiko itu kemungkinan akan diambil. Karena tingkat pembunuhan di negeri itu naik 4 kali lipat dalam 15 tahun terakhir sejak Chavez berkuasa.

Di tahun lalu saja ada lebih dari 24.000 pembunuhan yang menurut penelitian, sebagian besar pembunuhan itu dilakukan oleh pembunuh bermotor.

Tapi akibat hal tersebut, belum lama ini ibukota Venezuela, Caracas pun diserbu oleh 2.000 pengendara motor yang memprotes kebijakan jam malam ini. Seperti dilansir dari Fox News, Senin (3/2/2014) para pendemo tersebut mengatakan jangan menyalahkan motor.

Mereka pun berdemo dengan damai untuk menunjukkan kalau pengendara motor tidak agresif. Setiap lampu merah, para pendemo yang semuanya menggunakan helm itu berhenti dan tidak menerobos.

"Anak-anak, jaga kelakuanmu, hari ini kita tidak akan mengambil apa pun dari siapa pun. Gunakan helm, berhenti di setiap lampu merah," ujar salah seorang pemimpin protes Ricardo Vargas, sambil berkeliling di tengah-tengah para pendemo.

Sebelumnya kebijakan mengurangi angka kejahatan juga mengundang kemarahan di Manila. Para bikers di sana tidak setuju dengan rencana pemerintah Kota Manila yang akan melarang motor boncengan.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads