"Agar lokasi di situ di mana ada lokasi tukang tambal ban itu ditinjau kembali ada izinnya atau tidak oleh Pemda DKI dan kalau fungsinya tidak signifikan agar ditinjau kembali," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, Selasa (7/1/2014).
Rikwanto mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk membersihkan ranjau paku. Mulai dari upaya penyapuan ranjau paku yang dilakukan aparat Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, hingga menjerat hukum si pelaku penyebar ranjau paku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita dengan komunitas pagi patroli dapat, sore ada lagi, besok ada lagi. Dan di mana di situ ada ranjau paku, tidak jauh dari situ ada tukang tambal ban. Untuk itu kita harapkan Pemda untuk meninjau kembali keberadaan tukang tambal ban itu," paparnya.
Selain melakukan upaya preventif tersebut, Polda Metro Jaya juga melakukan tindakan bagi pelaku penebar ranjau paku. Polda Metro Jaya telah menangkap sejumlah penebar paku yang tertangkap tangan. Hanya saja, pasal yang dikenakan terhadap pelaku cenderung ringan karena korban sering kali tidak mau melaporkan apa yang dialaminya dengan ranjau paku itu.
"Terakhir ditangkap tangan di Jakpus berinisial B menebar paku dihakimi massa, dibakar motornya dan diproses hukum, hanya saja belum ada korban dan tetap disidik, pasal ringan. Tetapi tetap diproses," tukasnya.
(mei/ddn)
Komentar Terbanyak
Memang Tak Semua, tapi Kenapa Pengguna LCGC Suka Berulah di Jalan?
Selamat Tinggal Calo, Bikin SIM Wajib Ikut Ujian Lengkap
Bayar Pajak STNK Masih Datang ke Samsat? Kuno! Ini Cara Bayar Pakai HP