Jelajah Sumatera Barat Bersama Yamaha

Jelajah Sumatera Barat Bersama Yamaha

- detikOto
Senin, 28 Okt 2013 11:45 WIB
Jelajah Sumatera Barat Bersama Yamaha
Padang -

1. Etape 1, dari Padang ke Lembah Harau, Payakumbuh

Tepat pukul 08:00 WIB, rombongan awak media sampai di Bandara International Minangkabau. Sesampainya, rombongan yang kurang lebih berjumlah 25 orang ini langsung diarahkan untuk naik bus hingga ke diler Tjahja Baru yang berada di kota Padang.

Sesampainya di diler itu, awak media diberikan jeda untuk beristirahat sejenak sambil mempersiapkan peralatan untuk safety riding.

Selang beberapa jam, seluruh awak media sudah siap dengan semua perlengkapan safety gear. Motor pun sudah berbaris rapih sesuai dengan nomor urut dan paling depan sudah ada 1 unit mobil polisi yang siap membuka jalanan.

Di etape pertama kali ini, detikOto berkesempatan mengendarai motor Yamaha Xeon RC. Bendera pun sudah dikibarkan, artinya seluruh peserta touring sudah siap untuk berjalan.

Tujuan pertama dari diler Tjahja Baru, langsung menuju ke tempat pemberhentian perama yakni di rumah makan Permatasari Teluk Indah. Jarak yang ditempuh kurang lebih sekitar 90 km.

Selama perjalanan menuju tempat makan, jalanan yang ditemukan cukup beragam, dari mulai jalanan yang lurus, berkelok hingga turun dan naik.

Setelah makan siang, perjalanan kembali dimulai. Tujuan kedua adalah Istano Pagar Puyung dengan jarak tempuh sekitar 40 km. Sesampai disana, awak media dipersilahkan beristirahat dan melakukan sesi foto dengan latar belakang rumah adat Minang.

Kurang lebih 15 menit beristriahat, perjalanan kembali dilanjutkan dengan rute yang lebih menantang, dimana jalanan terus menanjak dan berkelok-kelok. Tujuan utamanya menuju ke Kawah Daun Tabek Patah Batusangkar.

Setelah sampai ditempat itu dan beristirahat sejenak, perjalana kembali dilanjutkan menuju ke tempat terakhir untuk etape pertama yakni di Lembah Harau, Payakumbuh.

Disini juga treknya begitu memacu andrenalin dimana jalan berkelok yang naik dan turun semakin banyak. Beruntung detikOto mengendarai motor Xeon RC yang memiliki kapasitas mesin 125 cc, jadi jalanan tanjakan sekalipun masih sanggup untuk digapai.

Setelah berjalan kurang lebih 45 km, seluruh rombongan awak media tiba di Lembah Harau, Payakumbuh. Disana pemanadangannya begitu indah ditambah lagi dengan kontur jalan yang benar-benar asyik untuk dijelajahi.

Etape 2, dari Payakumbuh ke Bukittinggi

Cuaca di Lembah Harau, Payakumbuh akhir pekan lalu tengah diguyur hujan. Pukul 08:00 WIB saja hujan masih membasahi wilayah yang didominasi oleh tebing-tebing tinggi.

Seluruh line-up motor sudah berbaris rapih dan semua awak media juga sudah siap. Tapi, ada yang berbeda di etape ke-2 ini. Jajaran direksi Yamaha Indonesia seperti President Director PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Yoichiro Kojima dan deretan dileksi lainnya ikut merasakan touring.

Ada 6 orang jajaran direksi yang ikut touring di etape kedua ini. Perjalanan dimulai, tujuan pertama menuju Zolina Cafe Maninjau di Danau Singkarak.

Perjalanan di etape kedua ini lebih menantang dari etape pertama karena medannya cukup berat dimana seluruh rombongan harus melewati jalanan yang namanya kelok 44.

Dari Lembah Harau, Payakumbuh ke Danau Singkarak kurang lebih menempuh perjalanan 110 km dan ketika smelewati ke kelok 44 perjalanannya menurun.

Motor Xeon RC yang ditunggahi detikOto begitu mudah diajak untuk berakselerasi dan bermanuver. Tak jarang selain didominasi turunan yang berkelok , tanjakan yang berkelok juga cukup banyak.

Tapi, Xeon RC begitu 'bersahabat' karena semua medan dan kontur jalan berhasil dilewatinya dengan baik tanpa sedikit mengalami masalah.

Begitu juga ketika perjalanan menuju ke tempat selanjutnya dari Danau Singkarak menuju ke Lawang Park di Bukittinggi seluruh peserta touring harus kembali melewati kelok 44 dengan kebalikannya yakni didominasi oleh tanjakan yang berkelok tajam.

Untuk handlingnya, Xeon RC benar-benar menunjukan keunggulannya. Dijalanan yang lurus juga akselerasinya cukup baik.

Etape kedua ini finish setelah sampai di hotel Rocky yang berada di Bukittinggi. Perjalanan etape kedua kurang lbeih dicapai sejauh 160 km.

3. Etape 3, dari Bukittinggi ke Padang

Dihari ke-3, jajaran direksi Yamaha Indonesia sudah tidak lagi ikut touring. Dan di etape ke-3 ini perjalanan lebih pendek dari etape pertama dan kedua. Perjalanan hanya berjarak 95 km.

Perjalanan dimulai dari hotel Rocky, Bukittinggi menuju ke kota Padang. Di etape ini, detikOto berganti motor dari Xeon RC ke motor Yamaha GT.

Medan jalan dan kontur jalan di etape ketiga ini juga tak kalah menantangnya dengan etape-etape selanjutnya, apalagi cuaca saat itu samapa seperti di etape kedua yakni sedikit duguyur hujan.

Selama diperjalanan, kabut menyelimuti jalanan. Jarak pandang motor yang satu dengan yang lain hanya berjarak 5 meter jasa. Kabutnya cukup tebal dan udara semakin dingin.

Disini, Yamaha Mio GT juga cukup nyaman dikendarai, hanya saja ketika melewati jalanan yang menanjak tenaganya sedikit boyo tak sehebat Xeon RC. Jelas saja berbeda, dari cc-nya saja sudah berbeda, Xeon RX 125 cc sedangkan Mio GT 110 cc.

Tapi untuk handling cukup baik dan. Hanya saja, lebih cepat pegal dibanding mengendarai Xeon RC yang lebih besar dan lapang.

Perjalanan naik dan turun dari Padang Panjang menuju Lembah Anai juga banyak ditemui. Tapi setelah itu jalanan lebih banyak ditemukan lurus.

Jalanan di Sumatera Barat tergolong baik, tak banyak kontur jalan yang jelek. Aspalnya hampir semua bagus, tapi ada beberapa jalanan yang kontur jalannya kurang baik.

Tepat pukul 14:30 seluruh rombongan sampai di kota Padang dan itu artinya touring jelajah Sumatera Barat 2013 ini selesai dan berjalan dengan lancar.
Halaman 2 dari 4
(ady/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads