5 Modus Pencurian Sepeda Motor

Serba 5 Ultah detikOto

5 Modus Pencurian Sepeda Motor

Aditya Maulana - detikOto
Senin, 21 Okt 2013 21:58 WIB
5 Modus Pencurian Sepeda Motor
Jakarta - Pencurian kendaraan bermotor (ranmor) di Indonesia juga tergolong cukup banyak. Sepertinya para pencuri itu cukup mudah melancarkan aksinya mencuri sepeda motor.

Seperti yang pernah diungkapkan oleh Kasubdit Pencurian Kendaraan Bermotor (Ranmor) AKBP Ari Ardian di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan.

Para pencuri itu hanya butuh waktu 5 menit dalam melakukan aksi pencurian sepeda motor. Nah, mau tahu modus apa saja yang sering dilakukan oleh para pencuri tersebut?

1. Menukar Plat Nomor Kendaraan

Belum lama ini Divisi Humas Mabes Polri merilis modus pencurian baru yang banyak dilakukan para pencuri sepeda mottor akhir-akhir ini. Modus itu adalah menukarkan plat nomor kendaraan.

Modus ini biasanya dilakukan di mal dan para pencuri mulai menjalankan aksinya. Jadi pencuri menukarkan plat nomor motor yang akan dicuri dengan plat nomor yang terlah dibawanya.

Setelah terpasang maka pelaku akan aman membawa motor sampai keluar loket parkir karena motor yang dicurinya itu akan sesuai dengan STNK. Jika ditanya oleh petugas parkir, pelaku itu tinggal mengatakan kalau tiket parkirnya hilang.

Karena semakin maraknya tindak pencurian itu, pihak kepolisian menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati lagi ketika memarkirkan kendaraannya di manapun berada.

2. Merusak Rumah Kunci

Modus kedua yang sering atau sampai saat ini sering dilakukan pelaku pencurian sepeda motor adalah merusak rumah kunci motor tersebut. Biasanya pelaku merusaknya dengan senjata tajam.

"Setelah dirusak biasanya pelaku mencoba untuk memasukan kunci lain atau membuka paksa stang motor itu," ungkap Kasubdit Pencurian Kendaraan Bermotor (Ranmor) AKBP Ari Ardian.

3. Berpura-pura Menyewa atau Meminjam Motor

Modus berikutnya adalah berpura-pura menyewa atau meminjam motor. Setelah meminjam atau menyewanya, pelaku akan membawa kabur motor itu.

"Setelah pelaku membawa kabur, biasanya motor hasil curian itu dijual atau digadaikan agar aman atau terhindar dari sang pemilik," katanya lagi.

4. Melakukan Kredit dengan Identitas Palsu

Ada lagi modus pencurian kendaraan bermotor terutama sepeda motor adalah pelaku melakukan kredit dengan menggunakan indentitas palsu. Setelah berhasil maka motor itu akan dijual kembali atau digadaikan.

"Setelah pihak lising menyetujui dan pelaku dinyatakan sukses, maka motor itu akan dijual lagi atau digadaikan. Ini juga tengah marak terjadi," timpal Arie.

5. Menggunakan Kunci T

Modus lama yang sampai saat ini masih dilakukan oleh para pelaku pencurian kendaraanΒ  sepeda motor adalah menggunakan kunci T. Para pencuri masih banyak yang melakukannya.

Dengan menggunaskan kunci T rumah kunci motor yang akan dicuri akan dengan mudah dibuka dan pelaku akan segera membawa kabur motor curiannya itu.
Halaman 2 dari 6
(ady/syu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads