"Dia harus siap dari sisi fisik. Saya yakin dia tidak siap fisik karena sehari-hari ke kantor naik motor. Kemudian harus siap tidak melanggar dan juga yang terpenting siapkan kendaraannya dalam kondisi yang bagus," kata Kepala Korlantas Polri Irjen Pudji Hartanto kepada wartawan, di Jakarta, Senin (15/7/2013).
Pudji mengatakan, pemudik yang akan menggunakan motor diharakan untuk menyiapkan fisiknya agar tidak cepat lelah atau mengantuk. Gunakan posko pengamanan untuk mengistirahatkan diri sejenak ketika menempuh perjalanan mudik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pudji mengingatkan pemudik bermotor untuk tidak melebihi kapasitas penumpang. Pemudik juga harus mempertimbangkan keselamatan anak-anak bila naik motor.
"Walau kontraproduktifnya (motor sarana transport) murah, tapi itu hal yang tidak nomor satu. Sebetulnya ini (sosialisasi mudik tanpa motor-red) dilakukan agar jiwa kita selamat, tidak menjadi korban laka lantas," jelas Pudji.
Selanjutnya, Pudji juga mengingatkan kepada pemotor untuk mempersiapkan standar-standar keselamatan dalam bermotor. "Helm benar-benar standar itu ok-ok saja," imbuh dia.
Tidak hanya mempersiapkan fisik, lanjut dia, pemudik bermotor juga harus mempersiapkan kendaraannya dalam kondisi yang prima.
"Dicek lagi rem, lampunya. Paling terakhir kaitan emosional, dia pengen cepat sampai lalu kecepatan tinggi. Kalau ada pelanggaran maka timbul masalah kecelakaan," tutupnya.
(mei/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Prabowo Sebut Semua Mobil-motor Bakal Pakai Listrik, Orang Kaya Isi Bensin