Hal tersebut disampaikan Kasubdit Dikyasa Lantas Polda Nusa Tenggara Barat AKBP Lalu Adnan di Mataram, Lombok, NTB, Selasa (18/6/2013).
"Karena setiap 1,5 hari itu ada satu korban, 500 kecelakaan terjadi tahun lalu, sampai pertengahan tahun hampir menyampai angka tahun lalu. Sehingga diharapkan kedepannya ini bisa menuju angka kecelakaan Nol persen di 2034," ujarnya di sela-sela kontes safety riding Honda yang digelar di Eks Bandara Selaparang, Lombok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mudah-mudahan ini bisa berkembang dan dicontoh oleh merek lain. Dan ini juga suatu kehormatan untuk Nusa Tenggara Barat (NTB), kenapa dipilih pergelaran ajang ini," ujar Lalu Adnan.
Dia menuturkan, selama ini kepolisian juga menggaet pelatih-pelatih dari Astra, untuk juga memberikan pengarahan kepada komunitas-komunitas di Lombok.
"Meski model pelatihan boleh jadi begitu-begitu saja, tapi ini tidak pernah bosan. Dan di NTB itu tidak ada geng motor, yang ada itu klub-klub motor binaan Ditlantas, dimana mereka memberikan pelayanan untuk berkendara dengan safety," katanya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
Ini Masalah Teknis yang Bikin Taksi Listrik Berhenti di Perlintasan KA