Alur ban motor (depan) mengarah ke atas, bukan ke bawah seperti ban pada umumnya. Ada yang beranggapan arah kembangan ban seperti itu membuat ban terasa licin dan kurang traksi. Apa itu yang membuat Uje kehilangan kendali motornya?
Anggapan ini langsung dibantah oleh National Sales Manager of PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) Freddyanto Basuki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Freddy menuturkan kecil kemungkinan jika faktor ban menjadi penyebab Uje kehilangan kendali motornya. Soalnya pemasangan ban pada motor Kawasaki ER-6n miliki Uje sudah tepat dan sesuai saat motor keluar dari pabrik.
Ban depan Kawasaki ER-6n menerapkan alur ban ke belakang, sementara ban belakang, arah kembangnya ke depan. Konsep tersebut biasa diterapkan pada motor-motor bertenaga besar dan berkecepatan tinggi seperti Kawasaki ER-6n yang ditunggangi Uje.
Dengan alur ban terbalik tersebut pengereman menjadi baik. Gigitan dan grip ban ke aspal tambah sempurna. Sementara untuk motor cc kecil biasanya alur ban ke depan.
"Alur ban depan dan belakang ke belakang hanya untuk alur air. Pastinya tidak ada masalah alurnya. Ban enggak ada masalah," ucap Freddy.
Bahkan ban basah yang dipakai di motor-motor MotoGP memiliki arah kembangan yang sama dengan ER-6n. Perbandingan ban belakang:

Ban basah yang dipakai di motor MotoGP (Crash.net)
dok Bridgestone

Foto ban ER-6n












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar