General Manager Country Marketing & Communications PT Mabua Harley-Davidson, Youlanda Motoh menuturkan untuk tahun 2013 ini juga pihaknya tidak ingin muluk-muluk, Mabua hanya ingin fokus ke penjualan.
"Untuk tahun ini kami ingin fokus ke penjualan saja. Penjualan motor Harley model 2013 yang sudah kami jual peminatnya cukup tinggi," ungkap Youlanda saat berbincang dengan detikOto di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau target kami memang tidak mematok tinggi-tinggi karena motor Harley itu sendiri memang bukan motor yang daily use (digunakan sehari-hari) jadi penjualannya juga hanya orang-orang tertentu saja," tutupnya.
Saat ditanya untuk 2013 model apa saja yang akan diluncurkan untuk konsumennya di Indonesia?
Youlanda menjawabnya, tiga model baru di 2013 ini adalah Harley-Davidson Tri Glide Ultra Classic, Electra Glide Ultra Limited dan Dyna Wide Glidem.
Ketiga motor Harley itu kini dipamerkan dalam pameran bertajuk 'The American Legacy' di Da Vinci Tower, Jakarta yang digelar selama sebulan penuh ke depan.
3 Motor ini dipamerkan berbarengan dengan beberapa merek furnitur papan atas asal Amerika seperti Thomasville, Theodore Alexander, Jonathan Charley, Maintland Smith, AJ Victor, Hickory Chair, Marge Carson dan Hollywood Homes.
"Kunikan tiap-tiap motor yang dihadirkan dalam tiap setting ruangan menjadi daya tarik sendiri yang diharapkan dapat menginspirasi tidak hanya penggemar motor HD tapi kepada seluruh pengunjung pameran ini," papar Youlanda.
Sementara itu, General Manager Da Vinci Indonesia Jovita Muliani menambahkan kalau keseluruhan konsep penataan ruangan yang berbeda menggunakan merek furnitur terbaik asal Amerika dengan gaya Amerika klasik dan Industrial Progress yang populer dan tidak lekang oleh waktu.
"Ini juga merupakan alasan mengapa pameran "The American Legacy" ini dibuka untuk umum setiap harinya selama sebulan penuh," lugasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes