Dalam siaran pers, penjualan merek ini dikatakan BMW adalah sebuah penyelarasan terkait pasar, tren demografi hingga ketertarikan pada kendaraan ramah lingkungan yang makin hari makin meningkat.
Untuk itu, agar bisa fokus mengembangkan motor ramah lingkungan terutama motor perkotaan dan e-mobility atau motor listrik. Husqvarna sendiri adalah sebuah merek yang fokus pada motor segala medan atau supermoto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Proses akuisisi menunggu persetjuan dari lembaga anti monopoli. Kedua perusahaan sudah setuju untuk tidak mengumumkan harga pembelian," demikian pernyataan BMW.
Setelah melepas Husqvarna, BMW Motorrad yang di tahun 2012 lalu berhasil menjual 117.000 motor pun kini bisa lebih fokus lagi mengembangkan motor masa depan dan kembali memfokuskan diri membuat motor di kategori "Tourer", "Enduro", "Sport", "Roadster" and "Maxi-Scooter" dengan mesin antara 650 cc sampai 1600 cc.
BMW Motorrad sendiri baru masuk ke kendaraan perkotaan (urban mobility) di tahun 2012 silam ketika melahirkan dua skuter bongsor C 650 GT dan C 600 Sport.
Ke depan, BMW Motorrad kini tengah bersiap untuk melahirkan kembali sebuah skuter yang mereka katakan sebagai "C evolution". Skuter ini akan menjadi skuter listrik dan akan mereka luncurkan di tahun 2014 mendatang.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus