Aturan itu disetujui oleh 643 anggota Parlemen Eropa dan ditentang 16 anggota lainnya. 18 suara abstain. Dengan begitu, aturan itu pun akan bisa diberlakukan meski tetap harus disetujui oleh masing-masing anggota Uni Eropa.
Datangnya aturan yang berlaku untuk motor diatas 125 cc itu diperkirakan akan mempengaruhi banyak produsen motor di dunia untuk segera mengaplikasi ABS di motor-motor mereka. Sementara aturan untuk motor bermesin dibawahnya diharapkan selesai pada 2019 mendatang.
Salah satu produsen motor, BMW, sudah mengatakan akan menjadikan ABS sebagai standar bagi semua motornya mulai tahun 2013 mendatang.
Selain masalah ABS, Parlemen Eropa juga menyetujui untuk memperluas standar emisi Euro4 pada motor-motor baru di tahun 2016 dan Euro5 di tahun 2020.
Saat ini, motor-motor di Eropa masih banyak yang menerapkan standar emisi Euro3.
Aturan lain yang dibahas di Parlemen Eropa adalah pembatasan tenaga mesin motor. Parlemen Eropa berharap motor-motor yang beroperasi di jalanan umum hanya memiliki tenaga maksimal sampai 100 hp. Sampai saat ini, hanya Perancis satu-satunya negara yang menggunakan pembatasan seperti ini.
Peraturan lain yang dibahas adalah kewajiban menerapkan sistem lampu AHO yang otomatis menyala ketika mesin dihidupkan. Selain itu, Parlemen Eropa juga berharap kalau motor di masa depan seluruhnya juga sudah menerapkan sistem on-board diagnostics systems untuk memantau memantau kerusakan dan memberikan data emisi.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih